Minggu, 26 Mei 2013

SYARAH KITAB RIYADHUSH SHOLIHIN ( JILID 1 )

Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua kalangan muslimin baik di bidang lingkungan pendidikan ataupun selainnya, atau dengan mudah kita bisa dapati kitab ini ada di masjid-masjid dan perpustakaan-perpustakaan kaum muslimin. Sedemikian besar kebutuhan umat terhadap kitab ini, dikarenakan pembahasan yang terkandung di dalamnya. Barakah yang terkandung dalam kitab yang disusun oleh Al-Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi -rahimahullah- , yang lebih dikenal dengan Imam An-Nawawi, demikian nyata pada kaurn muslimin, sejak dahulu hingga sekarang. Alloh Tabarraka Wa Ta'ala  jadikan manfaat yang besar dan luas untuk kaum muslimin dengan kitab ini.
Karena di dalamnya berisi bimbingan ilahi, berupa Al-Quran dan hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam, yang akan menunjukkan dan menerangi jalan seorang hamba menuju ridha Allah n dan tuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak.  Pembahasan dalam kitab ini mencakup perkara-perkara yang mendasar, yang menjadi bekal seorang hamba untuk memperbaiki jiwa dan amalannya, berupa : perkara tauhid, tazkiyatun nafs (penyucian jiwa dari akhlak-akhlak tercela), zuhud, qana'ah, amar ma'ruf nahi mungkar, taubat, istiqamah, amanah, tanggung jawab, hak dan kewajiban seorang muslim, menjaga diri dari perbuatan dosa dan perkara yang lainnya. Terlebih lagi pada zaman sekarang, dimana kemerosotan akhlak kaum muslimin sudah mencapai tingkat yang sangat parah, bahkan pada mayoritas mereka. Sehingga saat ini sudah sangat sulit didapati orang-orang yang berakhlak mulia dan lebih mementingkan kehidupan akhirat mereka daripada dunianya. Menilik kondisi yang demikian, kita akan sadari l3ahwa kebutuhan kaum muslimin tentang pembahasan ini sangat besar dan urgen, yang dengannya diharapkan akan mengembalikan kejayaan kaum muslimin, sebagaimana yang telah dicapai pada zaman Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam  dan Khulafa' Rasyidun
     Inilah rangkaian kitab hasil terjemahan dari kitab Asli karya Al Allamah Fadlilatusy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -rahimahullah- berjudul Syarah riyadhus Shalihin, yang merupakan penjelas dari hadits-hadits yang terkandung dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi -rahimahullah-. Sebuah kitab kumpulan hadits Nabawi  yang cukup sistematis yang memuat tema akhlak, dab, anjuran berbuat kebaikan atau Sunnah, dan larangan mengamalkan hal-hal keharaman dan makruh dan tema lainnya. Kitab ini hampir dipakai di semua kalangan muslimin baik di bidang lingkungan pendidikan ataupun selainnya. bahkan ada yang berlebihan menggangap kitab Riyadhus Shalihin ini adalah buku pegangan setelah Al Quran. Ini suatu pendapat yang keliru, karena ada beberapa hadits dalam kitab Riyadhus Shalihin ini dinilai dhaif oleh ulama hadits. Oleh karena itu dalam edisi terjemahan Syarah Riyadhus Shalihin ini dilengkapi takhrij hadits yang menjelaskan penilaian kekuatan derajat hadits yang mengacu pada kitab- kitab hadits karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani -rahimahullah-

"Syarah Riyadhus Shalihin" dari Imam Nawawi  ini, terdiri dari 372 Bab (...akan diposting secara bertahap) 

Untuk membaca klik pada bab yang diinginkan: 

Bab 1. Keikhlasan Dan Menghadirkan Niat Dalam Segala Perbuatan, Ucapan Dan Keadaan Yang Nyata Dan Yang Samar
Bab 10. Bersegera Kepada Kebaikan Dan Menganjurkan Kepada Orang Yang Menuju Kebaikan Supaya Menghadapinya Dengan Sungguh-sungguh Tanpa Keragu-raguan
Bab 11. Bersungguh-sungguh
Bab 12. Menganjurkan Untuk Menambah-nambah Kebaikan Pada Akhir-akhir Umur 
Bab 13. Menerangkan Banyaknya Jalan-jalan Kebaikan
Bab 14. Berlaku Sedang Dalam Beribadah 
Bab 15. Memelihara Kelangsungan Amalan-amalan 
Bab 16. Perintah Memelihara Sunnah Dan Adab-adabnya 
Bab 17. Kewajiban Mengikuti Hukum Allah Dan Apa-apa Yang Diucapkan Oleh Orang Yang Diajak Ke Arah Itu Dan Yang Diperintah Berbuat Kebaikan Atau Dilarang Berbuat Keburukan 
Bab 18. Larangan Terhadap Kebid'ahan-kebid'ahan Dan Perkara-perkara Yang Diada-adakan 
Bab 19. Orang Yang Memulai Membuat Sunnah Yang Baik Atau Buruk 
Bab 20. Memberikan Petunjuk Kepada Kebaikan Dan Mengajak Ke Arah Hidayah Atau Ke Arah Kesesatan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar